Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap I 2026 Resmi Dibuka, Ini Dua Program dan Skema Lengkapnya

Hasemi

No Comments

Kutub.co – Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026 untuk jenjang magister (S2) dan doktor (S3), baik di dalam maupun luar negeri. Pendaftaran dimulai pada Kamis, 22 Januari hingga 23 Februari 2026, dan dilakukan secara daring melalui laman resmi LPDP.

Pada tahap pertama tahun ini, LPDP menghadirkan dua skema utama beasiswa yang ditujukan untuk pengembangan sumber daya manusia strategis nasional. Kedua program tersebut adalah Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE.

Program STEM Industri Strategis difokuskan pada bidang-bidang yang berkaitan langsung dengan penguatan sektor industri prioritas nasional. Cakupan bidangnya meliputi kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju dan manufaktur, energi, serta maritim. Selain itu, program ini juga mencakup bidang pendukung industri strategis seperti kewirausahaan dan industri kreatif, dengan ketentuan persyaratan tambahan khusus bagi pendaftar industri kreatif.

Sementara itu, program SHARE singkatan dari social, humanities, art of people, religious study, and economics ditujukan bagi pendaftar dari rumpun ilmu sosial dan humaniora. Fokusnya mencakup bidang sosial, budaya, humaniora, keagamaan, ekonomi, pendidikan, serta disiplin ilmu sosial lainnya.

Informasi pembukaan beasiswa ini disampaikan melalui laman resmi https://lpdp.kemenkeu.go.id/ LPDP serta akun Instagram resmi @lpdp_ri.

Jenjang Pendidikan dan Pilihan Studi

Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026 membuka pendanaan untuk program magister dan doktor. Untuk jenjang S2, pendanaan diberikan maksimal selama 24 bulan, baik untuk skema satu gelar maupun dua gelar. Adapun jenjang S3 mendapatkan pendanaan hingga 48 bulan.

Bagi pendaftar yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA), LPDP memberikan kesempatan untuk memilih hingga tiga program studi dan perguruan tinggi sesuai dengan program beasiswa yang diambil. Sementara itu, pendaftar yang sudah memiliki LoA hanya diperkenankan memilih satu program studi dan perguruan tinggi sesuai LoA tersebut. LPDP juga membuka peluang bagi pendaftar untuk memilih kampus di luar daftar LPDP dengan syarat menyertakan bukti reputasi atau kualitas unggul perguruan tinggi dan program studi yang dipilih.

Komponen Pendanaan

Beasiswa LPDP mencakup dua komponen utama, yakni dana pendidikan dan dana pendukung. Dana pendidikan meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah (SPP), tunjangan buku, biaya penelitian tesis atau disertasi, seminar internasional, serta publikasi jurnal internasional.

Adapun dana pendukung mencakup transportasi, biaya aplikasi visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, biaya hidup bulanan, pendanaan lomba internasional, tunjangan keluarga khusus peserta doktor, serta dana keadaan darurat apabila diperlukan.

Sasaran Pendaftar

Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026 ditujukan bagi tiga kategori pendaftar, yaitu pendaftar umum, pendaftar dari kalangan CPNS/PNS/TNI/Polri, serta pendaftar afirmasi. Kategori afirmasi mencakup putra-putri Papua, pendaftar dari daerah afirmasi, kelompok prasejahtera, serta penyandang disabilitas. Setiap kategori memiliki persyaratan khusus yang wajib dipenuhi selain syarat umum.

Kemudian untuk Persyaratan Umum:

  • Pendaftar wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
  • telah menyelesaikan pendidikan D4 atau S1 untuk jenjang magister,
  • serta S2 atau pendidikan profesi dokter spesialis/subspesialis untuk jenjang doktor.
  • Pendaftar D4/S1 langsung doktor wajib memiliki LoA Unconditional dan memenuhi seluruh ketentuan jenjang S3.

LPDP tidak memperkenankan pendaftar yang telah menyelesaikan studi S2 atau S3 untuk mendaftar pada jenjang yang sama. Khusus jenjang doktor, pendaftar wajib melampirkan surat pernyataan promotor serta surat kesesuaian bidang riset. Lulusan luar negeri diwajibkan menyertakan dokumen penyetaraan ijazah dan konversi IPK.

Mahasiswa on going masih dapat mendaftar dengan ketentuan tambahan, termasuk mahasiswa dokter spesialis atau subspesialis yang ingin mengambil jenjang berbeda. Pendaftar yang pernah menempuh studi S2 atau S3 namun tidak selesai juga tetap diperbolehkan mendaftar.

Selain itu, pendaftar wajib melampirkan surat rekomendasi yang masih berlaku maksimal satu tahun, surat usulan bagi CPNS/PNS/TNI/Polri, serta memilih program studi dan perguruan tinggi sesuai ketentuan LPDP. Beasiswa ini tidak berlaku untuk kelas eksekutif, karyawan, atau kelas non-reguler yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP.

Pendaftar juga diwajibkan menulis profil diri, personal statement, komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, serta rencana kontribusi bagi Indonesia. Khusus pendaftar S3, proposal penelitian wajib disertakan.

Tata Cara Pendaftaran dan Jadwal Seleksi

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi pendaftaran LPDP. Pendaftar wajib melengkapi seluruh dokumen dan memastikan aplikasi disubmit untuk memperoleh kode registrasi. Jadwal seleksi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026 dimulai dari pendaftaran pada:

  1. 22 Januari hingga 23 Februari 2026.
  2. Seleksi administrasi berlangsung 24 Februari–12 Maret 2026,
  3. dilanjutkan seleksi bakat skolastik pada April dan seleksi substansi pada Mei hingga Juni 2026.
  4. Pengumuman akhir dijadwalkan pada 22 Juni 2026, dengan perkuliahan paling cepat dimulai Juli 2026.

Sebagai informasi lebih lanjut Buku panduan resmi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026 untuk program STEM Industri Strategis dan SHARE dapat diakses melalui laman resmi LPDP.

2026, Beasiswa, jenjang S2 S3, LPDP, Tahap 1, WNI

Artikel Lainnya

Dua Siswi MTs. Nurul Iman Maju Ke Final Olimpiade Matematika Internasional

BRI Dorong Klaster Usaha Manggis Bali Perluas Pasar dengan Program Pemberdayaan

Calon Cagub dan Cawagub 2024 Adu Gagasan Atasi Tantangan Kesehatan Mental dan Karakter Generasi Z di Era Digital

Leave a Comment